• Pelantikan Pejabat Eselon II dan Pejabat Fungsional Provinsi Kepulauan Riau

    Pelantikan Moh. BISRI, SKM, M.Kes (Depan, Tengah) sebagai Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Kepulauan Riau

  • Tracing Kontak sebagai upaya mengendalikan laju penyebaran virus COVID-19 di RSUD Raja Ahmad Tabib Tanjungpinang

    Tracing Kontak sebagai upaya mengendalikan laju penyebaran virus COVID-19 di RSUD Raja Ahmad Tabib Tanjungpinang

  • Peninjauan Kesiapan Pembangunan RSKI Galang

    Peninjauan Kesiapan Pembangunan RSKI Galang, Kota Batam

  • Orientasi Tatalaksana TBC Di FKTP Dan FKRTL Provinsi Kepulauan Riau Batam, 12 – 14 Februari 2020

    Orientasi Tatalaksana TBC Di FKTP Dan FKRTL Provinsi Kepulauan Riau Batam, 12 – 14 Februari 2020

  • bannerbig2

    Tim Data Provinsi Kepri dan 5 Kab/Kota Terpilih mengikuti Sosialisasi Integrasi Sistem Informasi menuju Satu Data Kesehatan (Pusdatin Kemenkes RI) - Jakarta

  • bannerbig5

    Cek Kesehatan Berkala Pegawai di Lingkungan Dinas Kesehatan Provinsi Kepulauan Riau

Keberadaan tenaga kesehatan merupakan bagian dari misi kemanusiaan untuk memberikan pelayanan kesehatan kepada masyarakat yang membutuhkan

Waspada Kesehatan Mata di Era Daring

WhatsApp Image 2020 09 22 at 15.21.03

Gambar : Webinar Workshop Peningkatan Tatakelola Website dan Infografis

Tahun ini COVID-19 selalu menjadi pembicaraan yang hangat. Di belahan bumi manapun, COVID-19 masih mendominasi ruang publik. Dalam waktu singkat saja, namanya menjadi trending topik, dibicarakan di sana-sini, dan diberitakan secara masif di media cetak maupun elektronik.

 

Hal tersebut membuat beberapa negara menetapkan kebijakan untuk memberlakukan lockdown dalam rangka mencegah penyebaran virus COVID-19. Di beberapa wilayah Indonesia sendiri, telah diberlakukan kebijakan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) untuk menekan penyebaran virus ini, maka kegiatan yang dilakukan di luar rumah harus dihentikan sementara sampai pandemi ini mereda. Masyarakat diminta untuk bekerja, belajar, dan beribadah dari rumah. Salah satunya dengan menciptakan sistem bekerja dari rumah melalui Webinar, daring/online yang membutuhkan jaringan internet.

Dengan melakukan pekerjaan lewat daring, seseorang akan banyak melewatkan hari-harinya dengan bekerja menggunakan komputer dan gawai. Tentunya hal ini berpotensi menimbulkan efek samping. Hal yang kian sering dikeluhkan pada umumnya adalah mulai terganggunya kesehatan mata. Mata akan terus menerus terekspos komputer dan gawai hampir 12 jam, dan itu sangat beresiko pada kesehatan mata. Gejala umum yang sering dirasakan ketika berinteraksi dengan komputer dan gawai adalah mata yang lelah, kering pada mata hingga menimbulkan pusing dan sakit kepala

Lalu bagaimana menjaga Kesehatan mata di era daring seperti sekarang ini?

  • Kurangi Tingkat Kecerahan Layar

Setiap menggunakan Komputer/Gawai maksimal selama 2 jam, Kurangi tingkat kecerahan layar, serta perhatikan juga posisi duduk ketika bekerja dengan Komputer/Gawai karena dapat mempengaruhi kesehatan mata. Pastikan agar jarak layar komputer dengan mata sekitar 40-50 cm.

  • Gunakan Rumus 20:20:20

Bila menggunakan Komputer/Gawai lebih dari 2 jam secara terus menerus, maka terapkanlah rumus 20:20:20. Maksudnya adalah seriap 20 menit menatap layar, istirahatkanlah mata selama 20 detik, pandanglah benda berjarak 20 kaki atau sekitar 6 meter.

  • Lakukan Relaksasi Mata

Jangan lupa untuk merelaksasikan mata dengan menggosok-gosok kedua telapak tangan diatas kelopak mata yang dipejam atau dengan memijat pelan-pelan kedua pelipis mata.

 

-AD

Video Promosi Kesehatan

Buku Saku Kesehatan Provinsi Kepulauan Riau Tahun 2018

  • IMG-20171025-WA0039.jpg
  • IMG-20171026-WA0026.jpg
  • sPANDUK_mr_kEPRI.jpg

Link Situs

PEMERINTAH PROVINSI

KEPULAUAN RIAU

DINAS KESEHATAN

KOTA TANJUNGPINANG

DINAS KESEHATAN

KABUPATEN LINGGA

PORTAL BIDANG P2P

DINKES PROV. KEPRI

Click to listen highlighted text! Powered By GSpeech