• Pelantikan Pejabat Eselon II dan Pejabat Fungsional Provinsi Kepulauan Riau

    Pelantikan Moh. BISRI, SKM, M.Kes (Depan, Tengah) sebagai Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Kepulauan Riau

  • Tracing Kontak sebagai upaya mengendalikan laju penyebaran virus COVID-19 di RSUD Raja Ahmad Tabib Tanjungpinang

    Tracing Kontak sebagai upaya mengendalikan laju penyebaran virus COVID-19 di RSUD Raja Ahmad Tabib Tanjungpinang

  • Peninjauan Kesiapan Pembangunan RSKI Galang

    Peninjauan Kesiapan Pembangunan RSKI Galang, Kota Batam

  • Orientasi Tatalaksana TBC Di FKTP Dan FKRTL Provinsi Kepulauan Riau Batam, 12 – 14 Februari 2020

    Orientasi Tatalaksana TBC Di FKTP Dan FKRTL Provinsi Kepulauan Riau Batam, 12 – 14 Februari 2020

  • bannerbig2

    Tim Data Provinsi Kepri dan 5 Kab/Kota Terpilih mengikuti Sosialisasi Integrasi Sistem Informasi menuju Satu Data Kesehatan (Pusdatin Kemenkes RI) - Jakarta

  • bannerbig5

    Cek Kesehatan Berkala Pegawai di Lingkungan Dinas Kesehatan Provinsi Kepulauan Riau

Keberadaan tenaga kesehatan merupakan bagian dari misi kemanusiaan untuk memberikan pelayanan kesehatan kepada masyarakat yang membutuhkan

Pandemi Covid-19 dan Kesehatan Jiwa

Keswa dan Corona

Gambar : Coronavirus (Shutterstock)

Pandemi Covid-19 membangkitkan sesuatu dalam diri kita yaitu rasa takut akan kematian, Sebagian orang semakin enggan bertemu dengan orang lain dan muncul curiga orang lain dapat menularkan. Perasaan ini akan memberikan respons pada tubuh untuk cepat melakukan perlindungan untuk memastikan keamanan. Hal tersebut membawa kita dalam keadaan “tertekan” secara psikologi, perasaan cemas dalam menanggapi sesuatu.

 

Apabila seseorang mengalami kecemasan berlebihan yang menganggu fungsi organ tubuh, menjadi ketakutan, perasaan tidak berdaya, atau panik dalam kehidupan sehari-hari maka kendalikan kecemasan tersebut dengan cara berikut :

1. Jangan hanya berfokus pada berita negatif

Pikiran yang cemas cenderung hanya memilih dan memperhatikan informasi negatif, jadi usahakan juga untuk memperhatikan dan membaca berita-berita yang membuat pikiran menjadi positif seperti membaca pengalaman-pengalaman orang yang sudah pulih dari Covid-19

2. Menerapkan gaya hidup sehat

Gaya hidup sehat pun tak hanya penting untuk kesehatan fisik, namun juga untuk kesehatan jiwa dan pikiran. Olahraga dan latihan fisik, misalnya, memengaruhi mood secara positif dan dapat mengurangi stres. Makanan yang sehat juga menjadi bahan bakar yang diperlukan pikiran dan tubuh.

3. Bertemanlah dengan orang yang mampu memberikan suasana positif

Pikiran negatif kadang dapat berasal dari orang-orang sekitar. Pastikan untuk berteman dengan orang-orang yang dapat memberikan perspektif positif terhadap diri serta mendukung dengan hal-hal baik yang sedang ditekuni. Orang-orang ini dapat memberikan nasihat dan feedback, yang membantu untuk berkembang lebih baik.

4. Buatlah orang-orang disekitar kita bahagia

Melakukan perbuatan baik untuk orang lain dan membuat orang lain bahagia, akan meningkatkan perasaan positif di dalam diri kita. Perbuatan baik untuk orang lain bisa berbentuk sesuatu yang sederhana seperti membantu membawakan barang bawaan berat, menunjukkan arah kepada orang yang tersesat, atau sekadar tersenyum.

5. Perbanyak beribadah

Saat seseorang tengah beribadah, maka ia diharuskan untuk fokus dan tidak memikirkan hal selain hubungannya dengan Tuhan. Hal ini menjadi cara yang efektif untuk terhindar dari pikiran negatif dan mengalihkannya kepada pikiran yang positif. Menghilangkan pikiran negatif bukan lagi permasalahan yang sulit dilakukan jika diri kita memang berniat untuk menghilangkannya.

 

-AD

Video Promosi Kesehatan

Buku Saku Kesehatan Provinsi Kepulauan Riau Tahun 2018

  • IMG-20171025-WA0039.jpg
  • IMG-20171026-WA0026.jpg
  • sPANDUK_mr_kEPRI.jpg

Link Situs

PEMERINTAH PROVINSI

KEPULAUAN RIAU

DINAS KESEHATAN

KOTA TANJUNGPINANG

DINAS KESEHATAN

KABUPATEN LINGGA

PORTAL BIDANG P2P

DINKES PROV. KEPRI

Click to listen highlighted text! Powered By GSpeech