• banner7

    Temui warga sakit, Gubernur Kepri langsung antar pasien ke Faskes.

  • bannerbig3

    Plt. Gubernur Kepri H. Isdianto, S.Sos., MM menerima Piagam Penghargaan oleh Menteri PANRB atas inovasi "Cegah Stunting bersama Dokter Keluarga" dalam TOP 99 Inovasi Pelayanan Publik Tahun 2019 - Semarang

  • bannerbig1

    Workshop Manajemen Terpadu Tuberculosis Resisten Obat (MTPTRO) di Tanjungpinang

  • bannerbig2

    Tim Data Provinsi Kepri dan 5 Kab/Kota Terpilih mengikuti Sosialisasi Integrasi Sistem Informasi menuju Satu Data Kesehatan (Pusdatin Kemenkes RI) - Jakarta

  • bannerbig5

    Cek Kesehatan Berkala Pegawai di Lingkungan Dinas Kesehatan Provinsi Kepulauan Riau

  • bannerbig6

    Monitoring Pelaksanaan Kampanye Imunisasi MR oleh Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Kepulauan Riau

  • bannergermas

    Buku Monitoring Faktor Risiko PTM..pantau dan sadari tingkat kesehatan anda secara berkala

Lindungi buah hati dan keluarga....Mari Sukseskan Kampanye Imunisasi Campak dan Rubella di Provinsi Kepulauan Riau ....1 Agustus - 30 September 2018.. ...untuk anak berusia 9 bulan - 15 tahun...di seluruh Pos Imunisasi MR (Sekolah dan Fasyankes)

Dalam Lima Tahun Terakhir, Terjadi Penurunan Tren Angka Kesakitan Malaria di Kepri

Pembagian Kelambu

Pembagian Kelambu Berinsektisida Kepada Masyarakat di Kabupaten Bintan Provinsi Kepulauan Riau

Malaria merupakan salah satu masalah kesehatan masyarakat yang dapat menyebabkan kematian terutama pada kelompok risiko tinggi yaitu bayi, anak balita, ibu hamil, selain itu malaria secara langsung menyebabkan anemia dan dapat menurunkan produktivitas kerja.

 

Spot Survei jenit nyamukSpot Survei Breeding Places Jentik Nyamuk Anopheles di Kabupaten Bintan

Pengendalian malaria dilakukan secara komprehensif dengan upaya promotif, preventif, kuratif dan rehabilitatif, hal ini bertujuan untuk menurunkan angka kesakitan dan kematian serta mencegah KLB. Untuk mencapai hasil yang optimal dan berkualitas upaya tersebut harus dilakukan terintegrasi dengan layanan kesehatan dasar dan program lainnya.

API Provinsi kepri

API Malaria di Provinsi Kepulauan Riau Tahun 2013 - 2017

Dalam lima tahun terakhir, terjadi penurunan tren angka Kesakitan Malaria (API/ Annual Parasite Incidence) Provinsi Kepulauan Riau yaitu 1.13 per 1000 penduduk berisiko di Tahun 2013 menjadi 0,33/1.000 penduduk beresiko pada Tahun 2017. Penurunan ini merupakan dampak positif atas penanggulangan malaria di Kepulauan Riau. Dengan adanya tren penurunan API Malaria, maka diharapkan pada tahun 2030, Provinsi Kepulauan Riau termasuk dalam Provinsi yang telah mengeliminasi malaria.

Penitikberatan pada penatalaksanaan kasus malaria yang berkualitas, diharapkan akan memberikan kontribusi langsung upaya menuju bebas malaria di Indonesia. Salah satu tantangan terbesar dalam upaya pengobatan malaria di Indonesia adalah terjadinya penurunan efikasi pada penggunaan beberapa obat anti malaria, bahkan terdapat resistensi terhadap klorokuin. Hal ini dapat disebabkan antara lain oleh karena penggunaan obat anti malaria yang tidak rasional

Penyebab Malaria adalah parasit Plasmodium yang ditularkan melalui gigitan nyamuk Anopheles betina. Dikenal 5 (lima) macam spesies yaitu: Plasmodium falciparum, Plasmodium vivax, Plasmodium ovale, Plasmodium malariae dan Plasmodium knowlesi. Parasit yang terakhir disebutkan ini belum banyak dilaporkan di Indonesia.

Upaya pencegahan malaria adalah dengan meningkatkan kewaspadaan terhadap risiko malaria, mencegah gigitan nyamuk, pengendalian vektor dan kemoprofilaksis. Pencegahan gigitan nyamuk dapat dilakukan dengan menggunakan kelambu berinsektisida, repelen, kawat kasa nyamuk dan lain-lain.

 

 

Video Promosi Kesehatan

6 Poin Mudik Sehat dan Aman, No 2. Sering terlupa dilakukan

  • IMG-20171025-WA0039.jpg
  • IMG-20171026-WA0026.jpg
  • sPANDUK_mr_kEPRI.jpg

Link Situs

PEMERINTAH PROVINSI

KEPULAUAN RIAU

DINAS KESEHATAN

KOTA TANJUNGPINANG

DINAS KESEHATAN

KABUPATEN LINGGA

PORTAL BIDANG P2P

DINKES PROV. KEPRI

Click to listen highlighted text! Powered By GSpeech