Peringati Hari Keluarga Nasional (Harganas), Pemprov Kepri Luncurkan Pelayanan KB Sejuta Akseptor

Cetak

KB Aseptor

Gambar : Pencanangan Pelayanan KB Sejuta Akseptor

Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) Provinsi Kepulauan Riau melaksanakan Kegiatan pelayanan KB gratis yang dikemas dalam program Pelayanan Sejuta Akseptor (PSA) di Provinsi Kepulauan Riau sempena peringatan Hari Keluarga Nasional (Harganas) yang ke-30 tahun 2023. Pencanangan dibuka dengan memberikan arahan juga sekaligus menyapa secara lansung oleh Gubenur Provinsi Kepri Ansar Ahmad, melalui daring (dalam jaringan) ke pelaksana program kegiatan yang ada di tujuh kabupaten/kota se-Provinsi Kepri yang secara serentak melaksanakan pelayanan KB seluruh metode kotrasepsi.

Pelayanan KB Sejuta Akseptor ini diadakan secara serentak di seluruh Indonesia, menjangkau wilayah dari Sabang sampai Merauke. Pencanangan ini merupakan bagian dari upaya nasional untuk meningkatkan pemakaian kontrasepsi modern atau mCPR (modern contraception prevalence rate) hingga mencapai 62,92 persen. Selain itu, program ini juga bertujuan untuk menurunkan kebutuhan ber-KB yang tidak terpenuhi atau unmet need sebesar 7,70 persen, serta menurunkan angka kelahiran di kelompok umur 15-19 tahun (ASFR/Age Specific Fertility Ratio) dengan target 20 per 1,000 kelahiran.

Untuk Provinsi Kepri sendiri jumlah target akseptor adalah sejumlah 15.052 akseptor, sampai dengan jam 09.00 WIB tanggal 14 Juni 2023 sudah tercapai 12.925 akseptor atau 85,87 persen. Dengan rincian per kabupaten dan kota adalah Kabupaten Bintan 83,49 persen, Kabupaten Karimun 90,75 persen, Kabupaten Natuna 100 persen, Kabupaten Lingga 127 persen, Kabupaten Kep. Anambas 42 persen, Kota Tanjungpinang 104 persen, dan Kota Batam 82,59 persen.  Dalam upaya mendukung pencapaian target nasional, Gubernur Kepri Ansar Ahmad juga secara langsung akan menghubungi seluruh bupati dan walikota di Provinsi Kepri untuk berkomitmen terhadap Pelayanan KB Sejuta Akseptor.

Pada sambutannya tersebut Gubenur Kepri, Ansar Ahmad turut menyampaikan penurunan angka stunting di Provinsi Kepri, berdasarkan Survei Status Gizi Indonesia (SSGI) Tahun 2021 17,6 persen dan di Tahun 2022 turun sebesar 2,2 persen menjadi 15,4 persen Ansar juga menjelaskan sesuai target nasional yang diamanahkan, Peraturan Presiden Nomor 72 Tahun 2021 bahwa Stunting Nasional harus turun diangka 14 persen. “Saya sangat yakin kita akan berada dibawah angka 14 persen dengan komitmen bersama dari seluruh waliKota dan bupati se-Provinsi Kepri. Dan dengan pelaksanaan program KB dinilai mempunyai peran penting untuk dapat mencapai target tersebut,” ujar Ansar dalam Pencanangan Pelayanan KB Sejuta Akseptor dalam rangka Peringatan Harganas ke-30 dan Serbuan Teritorial TNI Tahun 2023 di Aula Pinang Kencana, Puskesmas Batu 10.

Program Pelayanan KB Sejuta Akseptor diharapkan dapat memberikan akses mudah dan luas bagi masyarakat Indonesia dalam memperoleh informasi dan layanan keluarga berencana yang komprehensif. Dimana Pelayanan KB ini dapat diperoleh di beberapa rumah sakit, seluruh pusksmas, klinik KB, praktek bidan mandiri dn praktek dokter. Dengan tujuan untuk meningkatkan pemahaman mengenai pentingnya pengendalian pertumbuhan penduduk dan memberikan pilihan yang tepat dalam menggunakan kontrasepsi modern, diharapkan akan terjadi peningkatan signifikan dalam keberhasilan program ini. (MH- Promkes)

Click to listen highlighted text! Powered By GSpeech