Skip to content

Increase font size Decrease font size Default font size
:: Selamat Datang di Website Resmi Dinas Kesehatan Provinsi Kepulauan Riau ::
PAYUDARA BESAR ATAU KECIL TIDAK MASALAH PDF Print E-mail
Written by Bidang Promkesga   
Tuesday, 13 March 2012 13:35

Banyak wanita mempermasalahkan ukuran payudaranya, ada yang sampai melakukan operasi plastik dan suntik silikon yang menelan harga ratusan juta rupiah agar mendapatkan bentuk payudara yang di inginkan. Padahal sebenarnya ukuran payudara menjadi tidak masalah dalam hal menyusui.

Payudara besar atau kecil bukan menjadi jaminan banyak atau sedikitnya produksi ASI. Pada hakikatnya semua ibu dapat menghasilkan ASI yang cukup untuk satu bahkan dua bayi, sekalipun ibu menganggap dirinya tidak punya ASI cukup.

Pengendalian produksi ASI didalam payudara dipengaruhi oleh faktor inhibitor. Ada suatu zat didalam ASI yang dapat mengurangi atau mencegah (inhibit) produksi ASI. Bila ada banyak ASI yang tertinggal di dalam satu payudara, zat pencegah atau inhibitor tersebut menghentikan sel-sel pembuat ASI agar tidak memproduksi lagi. Penghentian ini membantu melindungi payudara dari bahaya efek kepenuhan. Bila ASI di keluarkan, baik melalui hisapan bayi atau di perah, inhibitor juga turut di keluarkan maka payudara akan memproduksi ASI kembali.

Selain itu faktor-faktor yang mempengaruhi produksi ASI diantaranya pikiran, perasaan dan sensasi ibu, karena itu penting mengusahakan ibu dan bayinya selalu bersama siang dan malam agar terjalin interaksi dan hubungan emosional. Intensitas bayi menyusu juga mempengaruhi jumlah ASI yang di produksi, maka makin sering bayi menyusu maka makin banyak ASI. Jumlah ASI yang di hasilkan payudara juga tergantung seberapa banyak ASI yang bayi keluarkan, agar payudara terus menghasilkan ASI perlu sekali mengosongkan ASI yang ada di dalamnya. (by : Sri Rezeki, S.Gz)

Keberhasilan menyusui tidak di pengaruhi oleh Besar atau Kecil nya payudara melainkan pada faktor psikologis sang ibu, posisi menyusui yang benar, frekuensi menyusui bayi dan faktor lingkungan yang mendukung kegiatan menyusui.